ngoprek sensor dinding untuk yang benci modul jadi (tidak punya duit)


Sensor dinding (infra merah)

Sensor dinding(infra merah) digunakan untuk mendeteksi adanya dinding dan halangan. Sensor dinding  memakai infra merah, sensor ini terdiri dari 3 bagian:

1.Tranmiter infra merah

2.receiver infra merah

3.Signal conditoning receiver infra merah.

1. Transmiter infra merah

Transmiter infra merah menggunakan transmisi sinyal infra merah yang dimodulasi dengan sinyal carrier dengan frekuensi tertentu yaitu pada frekuensi 38KHz.  Sinyal yang dipancarkan oleh transmitter diterima oleh receiver infra merah dan kemudian didemodulasikan kembali menjadi data biner. gambar tranmister infra merah.

Untuk mengatur jarak pantul maka digunakan multitune 5k yang berguna untuk mengatur besarnya arus yang mengalir ke LED infra merah.  Arus yang mengalir ke LED menentukan intensitas cahaya infra merah. Modul osilator menghasilkan frekuensi pembawa yang dimodulasikan dengan data biner. Data ini diperlukan  untuk membuat sensor penerima dapat menanggapi sinyal termodulasi.

Receiver infra merah

Pada rangkaian ini, digunakan TSOP 15xx sebagai penerima infra merah. Jika ada sinyal infra merah maka outputnya berlogika 0 sebaliknya jika tidak ada sinyal infra merah maka outputnya  berlogika 1. Pada gambar 3.8. ditunjukkan receiver infra merah.

Sensor ini hanya akan aktif apabila menerima sinyal inframerah yang terputur putus (data). Sedangkan apabila sinyal pembawanya kontinyu  dan dalam frekuensi yang tepat pada 38 kHz sensor ini tidak akan merespon

Sensor ini hanya akan aktif apabila menerima sinyal inframerah yang terputur putus (data). Sedangkan apabila sinyal pembawanya kontinyu  dan dalam frekuensi yang tepat pada 38 kHz sensor ini tidak akan merespon

Pengkondisi sinyal penerima infra merah

Karena output dari sensor TSOP masih berupa pulsa selama ada input maka agar outputnya berupa keluaran logika 1(5 V) terus menerus atau Logika 0(0 V) terus menerus dibutuhkan sebuah rangkaian yang dapat mengubahnya. Ketika tidak ada sinyal infra merah, tegangan akan melewati gerbang not terakhir sehingga outputnya keluarannya berlogika 0.

Sinyal infra merah yang yang berupa pulsa output keluarannya berlogika 1. Saat keluaran sensor berlogika 0 maka akan dibalik oleh gerbang 74240.menjadi logika 1. keadaan logika 1 di keluaran gerbang 74240 akan mengisi kapasitor melewati dioda 1N4148. Proses pengisian kapasitor berlangsung sangat cepat. Setelah output gerbang kembali ke 0, tegangan di kapasitor tidak ikut turun ke 0 volt melainkan terjadi pengosongan melalui resistor basis transistor NPN karena adanya dioda. Selama tegangan di kapasitor masih di atas Vbe maka transistor akan tetap saturasi. Sehingga tegangan di kolektor tetap 0 selama kapasitor belum mengosongkan tegangannya sampai 0.7 volt. Besarnya timeconstant ditentukan oleh R dan C yang besarnya harus lebih dari perioda OFF dari sensor TSOP yaitu sebesar 700 Us

Dengan menggunakan kapasitor 10 nF, maka nilai resistor yang diperoleh, yaitu:464120

Jadi, nilai resistor yang harus digunakan adalah lebih besar dari 464120 ohm, sehingga dipilih resistor 470k ohm untuk kapasitor 10 nF.

hasil percobaan saya

 

 

sekian pelajaran hari ini di STIE DHANI (Sekolah tinggi ilmu embedded dhani)

7 thoughts on “ngoprek sensor dinding untuk yang benci modul jadi (tidak punya duit)”

  1. Saya sudah mencobanya dulu dengan bimbingan langsung dari suhu Kang Dhani dan hasilnya luar biasa mantab…murah dan tepat guna… ^_^

  2. permisi mau tanya,ic 74240 yg dipakai kaki no berapa?disitu kan tertulis kaki 1&2,tp stlh q lihat data sheetnya q jd bingung,mohon pencerahannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s