sistem warning kelelahan


melihat kejadian di TV, tepatnya di daerah pemalang, yaitu kereta api menabrak kereta api,  saya juga sampai sekarang kurang tahu apakah itu karena gara gara sinyal, atau gara gara masinis yang ngantuk. kita jangan saling menyalahkan, mendingan kita berbenah diri.

kadang sistem yang dibuat manusia itu selalu ada kelemahannya, mungkin suatu alat dibuat hanya untuk meringankan beban suatu pekerjaan.

berangkat dari tragedi kereta di pemalang, saya pengen membuat suatu alat sederhana namanya “SISTEM WARNING KELELAHAN”. dan kalau PT KAI. belum ada alatnya saya kasih lah. mungkin kalo ada yang tahu alamat PT. KAI indonesia, boleh saya minta. dan terus terang juga saya membuat alat ini untuk dijual juga ke para pengemudi bis bis malam, sama truk.

BERIKUT BLOK DIAGRAM NYA

Catu daya dari alat yang saya buat diambil dari kabel starter mobil, atau kereta atau yang lainya. jadi ketika mobl nyala, maka alat saya juga nyala.

setelah itu kontroler akan menghitung misalnya sampai 3 menit. nah jika sudah 3 menit kontroler akan menyalakan led warna. di harapkan untuk led warna dipasang lumayan banyak di pasang di depan pengemudi atau disamping pengemudi.

nah ketika led warna nyala, pengemudi diharuskan menekan tombol reset (sebagai tanda bahwa pengemudi itu tidak ngantuk). jika pengemudi tersebut menekan tombol reset maka sistem kembali dari awal, nah jika led warna nyala selama 1 menit dan pengemudi tidak menekan tombol reset maka alarm dinyalakan sampai pengemudi menekan tombol rset baru alarm mati

diharapkan alarm yang agak keras. dipasang disamping pengemudi atau di depannya pengemudi. nah mungkin cara kerja nya seperti itu. sederhana sekali. tapi mungkin seperti nya bermanfaat.

untuk contoh aplikasi di avr trainer 2.0 nya nanti malam saya buatkan

trims

dhani nugraha

5 thoughts on “sistem warning kelelahan”

  1. ya pa, kan fungsinya gitu pa, insya alloh ga bakalan bingung pa, maksudnya daripada ga ada yang mengingatkan sama sekali mendingan di kagetin aja, tapi alhamdulilah udah banyak dipakai kok pa.

  2. di kareta api juga ada alat yang mirip, kang Dhani. Ada pedal yang harus diinjak setiap perioda waktu tertentu. Interlocknya ke rem. Tapi ide kang Dhani ini bagus juga, bisa diaplikasikan ke kendaraan lain semisal mobil (contoh Dump Truck di Area tambang). Ikut kasih saran (kenging kan? :D), untuk alarm yang menggunakan sound, harap diperhitungkan nilai desibelnya. hatur nuhun kang

  3. ya mas tresna. sip. kalo di pertambangan, saya cuma jual controler sama driver buat alarm sama lampunya.

    untuk urusan alarm sama lampu (led). itu urusan orang tambang.

    ya sama prinsip nya juga gitu. selain tombol reset, alat ini juga di hubungkan ke rem mobilnya. dan saya kurang tahu.
    yang jelas saya cuma buat controler, input dan outputnya.

    mas tresna di KAI ya

  4. sanes kang, saya sanes di KAI😀. kaleresan rerencangan pernah ngadamel alarm nu mirip, kangge dump truck di area tambang. spesifikasina aya nilai desibel nu tos ditentukkan ti user. Kaleresan kapungkur rerencangan damelna emang di perusahaan tambang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s