tulis baca eeprom internal atmega128


void writeeeprom(unsigned int alamat, unsigned char datana)
{
loop_until_bit_is_clear(EECR,EEWE);
EEAR = alamat;
EEDR = datana;
EECR |= (1<<EEMWE);
EECR |= (1<<EEWE);
}

unsigned char readeeprom(unsigned int alamat)
{
unsigned char dataeeprom;
loop_until_bit_is_clear(EECR,EEWE);
EEAR = alamat;
EECR |= (1<<EERE);
dataeeprom=EEDR;
return dataeeprom;
}

kalo datanya penting penting banget kalo bisa pakai eeprom eksternal lah. apalagi kalo penulisan ke eeepromnya minimal 1 menit sekali, itu mah udah harus pakai eksternal. sebuah ic yang fungsinya banyak lebih jelek daripada ic yang fungsinya  khusus untuk 1 pekerjaan.

itu perkataan siapa ya dulu, tapi memang benar. sudah terbukti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s